Pada tahun 1972 ada perbedaan pendapat antara Newton dan Hooke. Newton menyatakan bahwa cahaya adalah partikel sedangkan Hooke menyatakan bahwa cahaya adalah gelombang. Pada saat itu pendapat Hooke yang diterima, sehingga menghasilkan persamaan Maxwell untuk membahas sifat dari cahaya atau gelombang. Kemudian Einsteuin berpikir tentang apakah cahaya itu sendiri. Ia selalu membuat hipotesa bahwa jika cahaya adalah gelombang dan partikel memungkinkan keduanya bisa menjadi paket gelombang. Kemudian ia menemukan hubungan penting antara keduanya, dan ia membuktikan bahwa hipotesisnya benar. Sebuah cahaya kadang-kadang berlaku sebagai partikel, kadang-kadang berlaku sebagai gelombang, dan kadang-kadang berlaku keduanya. Teori ini juga didukung oleh Robert Milikan yang membuktikannya dengan percobaan tetes minyak milikan.
Dualisme Gelombang Partikel menyatakan bahwa cahaya dan benda memperlihatkan sifat gelombang dan partikel . Konsep utama dalam mekanika kuantum , dualitas menyatakan kekurangan konsep mengenai "Partikel" dan "Gelombang" untuk menjelaskan bagaimana perilaku objek kuantum. Teori ini berawal dari perdebatan tentang sifat cahaya, ketika Sir Isaac Newton menyatakan gagasan-nya pada abad-17 tentang teori partikel cahaya. Teori ini menganggap cahaya sebagai berkas partikel yang sangat ringan yang terpancar dengan kelajuan yang sangat tinggi. Gagasan Newton di sanggah oleh seorang ilmuwan belanda Christian Huygens yang mempunyai pendapat yang kontradiktif. Teori Huygens menyatakan bahwa cahaya merupakan gelombang yang bergerak menembus ruang sebagaimana air melintasi permukaan kolam. Melalui hasil kerja Albert Einstein , L ouis de Broglie dan lainnya, teori ini diterima dan menyatakan bahwa seluruh objek memiliki sifat gelombang dan partikel (mes...
Komentar
Posting Komentar