Langsung ke konten utama

Radiasi Benda Hitam

Benda hitam adalah benda yang yang dapat menyerap semua radiasi yang dikenakan padanya. Radiasi yang dihasilkan oleh benda hitam disebut sebagai radiasbenda hitam. Pada dasarnya benda yang mempunyai suhu di atas nol kelvin akan memancarkan radiasi dalam bentuk gelombang elektromagnetik dengan spektrum tertentu.
a.      Radiasi Menurut Stefan Boltzman
Radiasi energi dari sebuah benda bergantung pada jenis, ukuran, dan suhu benda. Joseph Stefan dan Luwigh Boltzman menemukan bahwa laju energi radiasi dari benda sabanding dengan luas permukaan benda dan pangkat empat dari temperarur mutlaknya. Secara matematis Stefan-Boltzman merumuskan bahwa laju energi radiasi yang dipancarkan benda memenuhi persamaan:


= intensitas radiasi kalor yang dipancarkan benda tiap detiknya (watt)
= emisivitas benda
σ = kontanta Stefan–Boltzmann (5,670 x 10-8Wm-2K-4)
= luas permukaan benda (m2)
= suhu benda (K)


Sumber: https://warwick.ac.uk/fac/sci/physics/intranet/pendulum
b.      Hukum Pergeseran Wien
Wilhem Wien mencoba menemukan hubungan empiris antara panjang gelombang radaisi yang dipancarkan benda hitam dan suhu benda. Wien mengamati bahwa puncak intensitas radiasi pada grafik intensitas terhadap panjang gelombnag radiasi bergeser ke arah panjang gelombang  yang lebih pendek ketika suhu mutlah bendanya semakin tinggi.
Adapun rumus pergeseran Wien adalah sebagai berikut:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Soal

Sebelum kamu mengerajakan latihan soal, mari kita pelajari contoh soal berikut ini! 1.       Sebuah benda dengan luas permukaan 100 cm 2  bersuhu 727 o C. Jika koefisien Stefan-Boltzman 5,67 x 10 −8  W/mK 4  dan emisivitas benda adalah 0,6 tentukan laju rata-rata energi radiasi benda tersebut! Pembahasan Diketahui: σ = 5,67 x 10 −8  W/mK 4 T = 727 o C = 1000 K e = 0,6 A = 100 cm 2  = 100 x 10 −4  = 10 −2 Ditanyakan: P = ? Penyelesaian: P = eσ T  4 A P = (0,6)(5,67 x 10 −8  )(1000) 4 (10 −2 ) P = 340,2 joule/s  2.       Panjang gelombang radiasi maksimum suatu benda pada suhu T Kelvin adalah 6000 Å. Jika suhu benda naik hingga menjadi 3/2 T Kelvin , tentukan panjang gelombang radiasi maksimum benda! Pembahasan Diketahui: T 1  = T K T 2   = 3/2 T K λ maks 1  = 6000 Å Ditanyakan: λ maks 2  = ? Penyel...

Pendahuluan

Pada kali ini, kita akan membahas mengenai materi Dualisme Gelombang Cahaya. Sebelum belajar, sebaiknya kamu mengetahui Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Indikator dan Tujuan Pembelajaran pada materi ini. KOMPETENSI INTI 1.1. Menghargai dan meng amalkan  ajaran agama yang dianutnya 2.1.Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 3.1.Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pa...

Efek Compton

Efek compton ditemukan oleh Arthur Holy Compton pada tahun 1923. Menurut teori kuantum cahaya, foton berlaku sebagai partikel, hanya foton tidak memiliki massa diam. Jika pendapat ini benar, maka berdasarkan peristiwa efek fotolistrik yang dikemukakan oleh Einstein, Arthur Holy Compton pada tahun 1923 telah mengamati gejala-gejala tumbukan antara foton yang berasal dari sinar X dengan elektron. bahwa foton seperti partikel dengan energi hf dan momentum hf/c cocok seperti yang diusulkan oleh Einstein. Gambar Skema Percobaan Efek Compton Sumber:  https://goo.gl/NDxGEz Dengan menggunakan hukum kekekalan momentum dan kekekalan energi Compton berhasil menunjukkan bahwa perubahan panjang gelombang foton terhambur dengan panjang gelombang semula, yang memenuhi persamaan : dengan: λ = panjang gelombang sinar X sebelum tumbukan (m) λ’ = panjang gelombang sinar X setelah tumbukan (m) h = konstanta Planck (6,625 × 10 -34  Js) m o  = massa diam e...